Bookbot

Ferrari'sini satan bilge

Ocena książki

Parametry

  • 199 stron
  • 7 godzin czytania

Więcej o książce

Parabel yang terkenal di seluruh dunia tentang rahasia kebahagiaan dari penulis bestseller Robin Sharma – mengenai kisah menyentuh seorang biksu yang menjual Ferrarinya. Di tengah ruang sidang yang penuh sesak, ia tiba-tiba roboh. Ia adalah salah satu pengacara terkemuka di negara itu, dikenal tidak hanya karena jas Italia yang mahal yang dikenakannya, tetapi juga karena serangkaian kemenangan luar biasa di pengadilan. Namun, setelah serangan jantung yang parah, pengacara bintang Julian Mantle meninggalkan kehidupan mewah yang telah ia perjuangkan. Alih-alih kembali ke kehidupannya yang lama, ia memulai perjalanan ke Himalaya untuk menghadapi pertanyaan mendasar tentang kehidupan. Di sebuah biara, sekelompok biksu mengajarinya rahasia kebahagiaan: melalui disiplin diri untuk mengembangkan pikiran, mewujudkan impian, dan menikmati setiap hari dengan penuh. Dengan cara yang sederhana, Robin Sharma menjelaskan apa yang benar-benar penting dalam hidup.

Zakup książki

Ferrari'sini satan bilge, Robin Sharma

Język
Rok wydania
2005
Oprawa
(twarda),
Stan książki
Dobry
Cena
10,58 zł

Metody płatności

3,9
Bardzo dobra
114227 Ocena

Brakuje nam tutaj Twojej recenzji.

Tytuł
Ferrari'sini satan bilge
Język
indonezyjski
Rok wydania
2005
Oprawa
twarda
Liczba stron
199
ISBN10
9759064316
ISBN13
9789759064310
Seria
Pierwsze wydanie
1997
Oryginalna nazwa
The Monk Who Sold His Ferrari
Ocena
3,9 z 5
Opis
Parabel yang terkenal di seluruh dunia tentang rahasia kebahagiaan dari penulis bestseller Robin Sharma – mengenai kisah menyentuh seorang biksu yang menjual Ferrarinya. Di tengah ruang sidang yang penuh sesak, ia tiba-tiba roboh. Ia adalah salah satu pengacara terkemuka di negara itu, dikenal tidak hanya karena jas Italia yang mahal yang dikenakannya, tetapi juga karena serangkaian kemenangan luar biasa di pengadilan. Namun, setelah serangan jantung yang parah, pengacara bintang Julian Mantle meninggalkan kehidupan mewah yang telah ia perjuangkan. Alih-alih kembali ke kehidupannya yang lama, ia memulai perjalanan ke Himalaya untuk menghadapi pertanyaan mendasar tentang kehidupan. Di sebuah biara, sekelompok biksu mengajarinya rahasia kebahagiaan: melalui disiplin diri untuk mengembangkan pikiran, mewujudkan impian, dan menikmati setiap hari dengan penuh. Dengan cara yang sederhana, Robin Sharma menjelaskan apa yang benar-benar penting dalam hidup.